Cara Menghindari Listrik Statis Dengan Mudah Skip to main content

Cara Menghindari Listrik Statis Dengan Mudah

Cara Menghindari Listrik Statis - Pernahkah Anda merasakan sengatan kecil yang mengejutkan saat menyentuh besi, baik pada pegangan tangga maupun pegangan pintu? Jangan panik dulu, ini adalah efek listrik statis yang normal. Agar tidak mengalaminya lagi, ikuti tips berikut ini untuk mencegah diri Anda tersengat listrik statis.

cara mengatasi listrik statis
cara menghindari listrik statis

Agar tidak merusak komponen khususnya semikonduktor, cara menghindari listrik saat penyolderan harus diketahui oleh teknisi service, dan kami yakin masih banyak yang belum mengetahui caranya.

Apa Itu Listrik Statis

Listrik statis adalah ketidakseimbangan muatan listrik di dalam atau di permukaan suatu benda. Muatan listrik tetap ada sampai benda kehilangannya melalui arus listrik yang melepaskan muatan listrik tersebut. Listrik statis dikontraskan dengan arus listrik, yang mengalir melalui kabel atau konduktor lain dan mentransmisikan listrik.

Muatan listrik statis dibuat setiap kali dua permukaan dihubungkan dan dipisahkan, dan setidaknya salah satu permukaan memiliki resistansi tinggi terhadap arus listrik (dan karenanya merupakan isolator listrik). Efek listrik statis akrab bagi kebanyakan orang karena orang dapat merasakan, mendengar, dan bahkan melihat percikan api karena kelebihan muatan dinetralkan ketika didekatkan ke konduktor listrik besar (misalnya, ditanahkan).

Listrik statis tidak begitu berbahaya bagi manusia selain sensasi kejut yang terjadi, namun jika kebetulan listrik statis tersalurkan ke komponen elektronik yang rentan terhadap listrik statis maka dapat menyebabkan kerusakan. Komponen tersebut misalnya mikroprosesor, transistor MOSFET dan lain-lain.

Sejarah Listrik Statis

Pada zaman kebudayaan di sekitar laut mediterania, ditemukan beberapa benda seperti tongkat amber, jika digosok dengan bulu kucing maka bulu kucing dapat menarik benda-benda ringan seperti bulu. sekitar 600 BC. seorang ilmuwan bernama Thales melakukan beberapa eksperimen tentang listrik statis di mana ia menemukan bahwa amber magnetik adalah kebalikan dari mineral sehingga tidak perlu digosok. Saat itu, Thales belum mengamati efek tarikan magnet, hingga perkembangan ilmu pengetahuan membuktikan adanya hubungan antara kemagnetan dan kelistrikan.

Penyebab Listrik Statis

Listrik statis dapat terjadi akibat adanya gesekan antara dua benda yang bermuatan positif dan negatif, listrik statis ini tidak dapat dialirkan ke suatu rangkaian dan pelepasan listrik statis juga terjadi dalam waktu yang sangat singkat.

Jika pada tubuh kita terdapat listrik statis dan pada saat yang sama kita sedang memegang komponen seperti transistor, MOSFET atau IC tertentu, maka kemungkinan komponen tersebut rusak karena komponen komponen ini sangat sensitif terhadap listrik statis, biasa disebut ESD (Electrostatic Discharge), pada komponen semikonduktor pasif seperti dioda zener biasanya tidak berakibat fatal.

Tubuh kita sendiri merupakan salah satu penghasil listrik statis yang dapat timbul karena beberapa sebab seperti berjalan di atas karpet.

Listrik statis yang menumpuk di tubuh kita biasanya akan hilang seiring dengan berjalannya waktu, namun jika pada saat tubuh kita memiliki listrik statis kemudian memegang penghantar seperti gagang pintu besi, muatan ini akan hilang seketika dengan terjadinya sengatan listrik yang walaupun tidak berbahaya, tapi sangat mengganggu.

Berikut adalah beberapa penyebab listrik statis:

  • Gesekan dengan wol, sutra, kain poliester.
  • Gesekan antara awan dan awan yang menyebabkan petir.
  • Gesekan rambut dengan sisir.
  • Gesekan antara kulit dan benda atau orang lain.
  • Gesekan antara sepatu dan karpet lantai.

Cara paling mudah untuk menghilangkan listrik statis di tubuh kita adalah dengan memastikan listrik statis tidak menumpuk di tubuh kita dengan cara menyentuh sesuatu yang terbuat dari logam yang berukuran cukup besar seperti meja kerja besi. Lakukan ini jika kita sudah lama duduk di kursi.

Cara Menghilangkan Listrik Statis

Setelah memahami bagaimana listrik statis tercipta dan berpindah, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi listrik statis awal, dan mengontrol bagaimana perpindahannya ke tubuh sehingga dapat mengurangi sengatan listrik setiap kali Anda menyentuh sesuatu.

1. Pakai Humidifier

Menurut University of Birmingham, akumulasi muatan statis pada tubuh akan meningkat ketika udara di sekitarnya lebih kering. Hal ini dapat meningkatkan risiko terkena sengatan listrik kecil saat menyentuh benda logam.

Kandungan air di udara kering lebih sedikit, padahal air juga merupakan penghantar yang dapat menghantarkan listrik.

Oleh karena itu, muatan listrik yang berasal dari benda lain tidak langsung berpindah ke udara, melainkan terakumulasi di dalam tubuh.

Nah, untuk mencegah listrik statis, Anda bisa menjaga kelembapan udara. Anda bisa menggunakan humidifier di dalam ruangan agar udara tidak mengering.

Namun, Anda harus memperhatikan kebersihan dalam penggunaan humidifier. Pastikan Anda membersihkan alat ini secara rutin agar tidak mengeluarkan udara kotor yang terkontaminasi bakteri dan jamur.

2. Gunakan Sepatu Bersol Rendah

Semakin tebal sol sepatu Anda, semakin besar pula muatan listrik yang terkumpul. Jika Anda menyentuh setrika, risiko tersengat listrik statis juga akan meningkat.

Untuk mencegah listrik statis, pilihlah sepatu dengan sol yang lebih tipis. Anda juga bisa memilih sepatu dengan sol yang tidak terbuat dari karet atau plastik, melainkan sol kulit.

Sol sepatu kulit dianggap jauh lebih baik daripada karet atau plastik yang cenderung mengumpulkan muatan listrik sehingga Anda lebih rentan terhadap listrik statis.

Itu sebabnya beberapa perusahaan menginstruksikan penggunaan sepatu khusus bagi pekerjanya untuk menghindari kecelakaan akibat sengatan listrik yang berbahaya.

3. Perbaiki Cara Berjalan

Tidak hanya bahan dan ketebalan solnya, cara Anda berjalan juga bisa membuat Anda berisiko terkena listrik statis.

Cara berjalan yang diseret dengan sepatu bersol tebal akan memperbesar muatan listrik. Akibatnya, Anda akan lebih mudah tersengat listrik statis saat menyentuh benda-benda di sekitar, terutama yang terbuat dari logam.

Oleh karena itu, untuk mencegah diri Anda tersengat listrik statis, hindari menyeret kaki saat berjalan.

Tips

  • Untuk mengurangi "sengatan" listrik statis, cukup gunakan bagian tubuh yang tidak terlalu sensitif untuk menghilangkannya, seperti buku jari, siku, kaki, atau lengan.
  • Menghilangkan muatan listrik pada dinding beton juga akan mengurangi “sengat” sehingga terasa seperti digelitik saja.

Peringatan

  • Jauhkan bahan yang mudah menguap dari tempat yang diketahui menyebabkan penumpukan listrik statis.
  • Saat menggunakan pelembut kain pada karpet dan permukaan lain yang diinjak, pastikan untuk tidak menginjak permukaan yang telah disemprot hingga kering. Alas kaki bisa terasa sangat licin jika pelembut kain secara tidak sengaja mengenai solnya.
  • Jangan izinkan siapa pun masuk atau keluar dari kendaraan saat sedang mengisi bahan bakar, karena hal ini dapat menyebabkan penumpukan listrik statis yang dapat terlepas saat bersentuhan dengan selang logam, atau saat mulut selang bersentuhan dengan tutup tangki bahan bakar kendaraan.
  • Saat menangani cairan atau debu yang mudah terbakar, pastikan semua konduktor listrik yang terpisah disatukan.

Akhir Kata

Demikian informasi tentang cara menghindari sengatan atau kesetrum listrik statis, semoga yang kami sampaikan bisa bermanfaat bagi para pembaca.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
close