Cara Merawat Solder Agar Awet dan Tahan Lama Skip to main content

Cara Merawat Solder Agar Awet dan Tahan Lama

Cara Merawat Solder - Solder adalah senjata utama bagi penggemar elektronik. Baik itu teknisi, penghobi, pelajar atau mahasiswa yang menekuni bidang elektronika, wajib memiliki minimal satu buah solder. Setiap kegiatan perakitan perangkat elektronik selalu melibatkan alat yang satu ini.

cara merawat solder uap
cara merawat solder listrik

Solder berfungsi untuk melelehkan timah yang akan digunakan untuk menempelkan Path Pad ke Printed Circuit Board (PCB) dengan kaki-kaki komponen. Syarat timah menempel pada bantalan dan komponen adalah timah harus cair dan bantalan serta kaki komponen harus panas. Jika tidak, hasil penyolderan tidak akan maksimal.

Karena tingginya permintaan akan solder, banyak produsen alat Elektronika yang mencoba memasarkan produk soldernya. Salah satunya adalah Dekko dan Hakko. Artikel sebelumnya telah membahas mengenai daftar merk solder terbaik yang sering digunakan oleh para teknisi listrik. Silahkan dibaca sebagai referensi tambahan dalam memilih solder yang baik.

Karena peran solder menjadi begitu vital, maka diperlukan langkah-langkah untuk menjaga agar solder tetap dalam kondisi optimal. Membiarkan solder digunakan tanpa perawatan sama saja dengan merusak solder secara perlahan.

Cara Merawat Solder (Soldering Tip) Agar Awet

Berikut beberapa tips cara merawat mata solder agar awet dan tahan lama:

1. Bersihkan Mata Solder dengan Pasta/Gondorukem

Solder memiliki ujung tipis yang biasa disebut mata solder atau soldering tip. Titik solder ini terbuat dari tembaga yang dilapisi semacam kristal untuk mencegah korosi. Titik solder ini digunakan untuk melelehkan timah dan merekatkan komponen pada PCB.

Titik solder harus dijaga agar tetap bersih. Titik solder yang sering digunakan akan meninggalkan kerak hitam di ujungnya. Jika kerak ini dibiarkan, akan membuat hasil solder menjadi kotor dan tidak rapi.

Cara membersihkan kerak ini adalah dengan menggunakan pasta solder. Caranya dengan memasukkan mata solder panas ke dalam pasta, lalu gosok menggunakan spon basah atau copper curl. Pasta solder yang paling umum digunakan adalah merk Lotfett dengan kemasan berwarna biru.

Selain menggunakan pasta, Anda juga bisa menggunakan gondorukem atau biasa disebut Arpus. Gondorukem merupakan olahan getah pohon pinus yang berbentuk bongkahan yang dapat meleleh jika dipanaskan. Getah pinus ini dapat digunakan untuk membersihkan titik solder dengan cara dioleskan langsung pada mata solder.

Selain itu juga bisa digunakan untuk melapisi lapisan PCB agar tidak cepat berkarat. Caranya adalah dengan melelehkan gondorukem lalu oleskan pada lapisan PCB dan tunggu hingga mengering.

2. Gunakan Solder Sesuai Fungsi

Fungsi dari solder adalah untuk melelehkan timah agar dapat merekatkan trackpad dengan kaki komponen. Namun seringkali solder digunakan untuk keperluan lain seperti membuat lubang pada plastik bahkan untuk pengupasan isolasi kabel.

Jelas metode ini tidak baik untuk penyolderan. Plastik yang meleleh akan meninggalkan kerak yang menempel pada elemen pemanas solder. Jika terus dibiarkan kerak ini tidak bisa dibersihkan dengan pasta solder atau gondorukem.

Solusi bagi sebagian orang adalah dengan mengikis kerak menggunakan benda tajam seperti pisau cutter atau amplas. Padahal cara ini SANGAT BERBAHAYA!

Mengapa? karena dengan menggores mata solder akan menyebabkan lapisan kristal pelindung terkelupas. Sehingga lapisan tembaga pada mata solder akan terkontaminasi udara. Akibatnya, mata solder mudah berkarat dan timah akan menempel pada mata solder, bukan bantalan jalur PCB.

Jadi, solusi terbaik adalah menghindari penggunaan solder untuk keperluan lain atau mengganti titik solder jika sudah kotor atau berkarat.

Baca juga: Cara Membersihkan Mata Solder

3. Gunakan Solder 15 Menit Setelah Panas

Tips ini sering diabaikan. Solder dengan daya tinggi biasanya mencapai panas ideal dalam waktu singkat. Biasanya panas ideal untuk menyolder adalah sekitar 160 derajat Celcius.

Banyak pengguna solder menggunakan solder setelah 5 menit pemanasan, selain itu belum mencapai suhu ideal. Akibatnya, saat menyolder timah, tidak mudah menempel pada jalur PCB dan kaki-kaki komponen.

Pengguna solder yang "tidak sabar" biasanya curang dengan menekan ujung mata solder ke jalur PCB. Meski cara ini berisiko membuat mata solder bengkok. Mata solder yang bengkok dapat mengurangi kenyamanan saat menyolder.

Jadi sebaiknya gunakan solder saat panasnya ideal. Pada solder biasa yang tidak memiliki indikator temperatur, panas ideal akan tercapai 15 menit setelah solder dipanaskan.

4. Simpan Solder di Tempat Kering

Mata solder memang memiliki lapisan pelindung terhadap korosi, namun lapisan luar pada elemen pemanas hanyalah besi biasa. Udara yang basah atau lembab akan menyebabkan lapisan luar ini menjadi berkarat.

Sebaiknya simpan solder dalam kemasan yang sama seperti saat Anda pertama kali membelinya. Atau simpan solder di kotak peralatan atau di laci kering. Menyimpan solder di tempat terbuka dapat menyebabkan korosi pada lapisan luar elemen pemanas.

5. Jangan Tekan Solder dengan Keras

Solder memiliki elemen pemanas berupa kawat nikel yang dililitkan pada tabung silinder. Kawat nikel yang dialiri listrik akan menghasilkan panas yang akan digunakan untuk melelehkan timah.

Kawat ini sangat tipis dan lemah alias cepat putus. Jadi sebaiknya jangan sampai membenturkan solder, atau menyentak dengan keras karena bisa menyebabkan kabel nikel putus bahkan short.

Kawat nikel yang putus tidak dapat menghasilkan panas pada mata solder. Solusinya adalah dengan mengganti elemen pemanas solder yang banyak dijual di toko elektronik.

Di sisi lain, kabel pendek dapat menyebabkan pengguna tersengat listrik AC220V yang sangat berbahaya. Untuk solusinya bisa dilakukan dengan cara memutar steker atau colokan pada solder, namun cara ini tidak disarankan. Lebih baik segera mengganti elemen pemanas solder.

Akhir Kata

Itulah beberapa tips cara merawat mata solder agar awet dan tahan lama. Karena solder adalah senjata utama bagi kita para penggila elektro, maka kita harus merawat solder kita dengan baik dan benar.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
close