Perbedaan Sistem Analog dan Digital, Serta Pegertian Skip to main content

Perbedaan Sistem Analog dan Digital, Serta Pegertian

Perbedaan Sistem Analog dan Digital - Banyak orang yang belum memahami arti dan perbedaan antara sistem analog dan digital padahal sudah familiar dengan penggunaannya.

perbedaan analog dan digital delay
perbedaan teknologi analog dan digital

Hal ini sangat wajar karena terkadang terlalu umum untuk digunakan sehingga tidak perlu mencari informasi secara detail.

Padahal sangat penting untuk mengetahui dasar dari masing-masing pengertian dan perbedaannya lebih dalam.

Saat ini, orang berada di mana segala sesuatu menggunakan sistem digital yang sebenarnya telah menggantikan sistem lama. Jauh sebelum adanya digital, sistem analog sudah berkembang pada masanya.

Namun, ternyata sistem digital jauh lebih banyak digunakan dan diminati di berbagai bidang aktifitas manusai.

Hal inilah yang akan kami bahas secara lengkap dibawah ini agar lebih mudah untuk Anda pahami secara detail.

Sebelum membahas lebih jauh, tidak ada salahnya untuk memahami pengertian sistem, sinyal dan data secara sekilas.

Sistem adalah kumpulan dari banyak hal yang saling terhubung dan berkaitan. Sedangkan sinyal nilai mewakili variabel fisik dan data adalah informasi berupa angka atau simbol yang bersumber dari pengamatan.

Pengertian Sistem Analog

Untuk membahas pengertian dan perbedaan sistem analog dan digital secara lebih detail, mari kita pahami satu per satu. Pengertian analog sendiri adalah sistem pemrosesan sinyal dimana data dikelola secara terus menerus.

Jadi ada jarak antara pemrosesan data dan sinyal yang masing-masing memiliki peran penting. Secara singkat membahas tentang teknologi analog yang berkembang jauh sebelum teknologi digital.

Teknologi yang digunakan masih manual atau belum secanggih saat ini dan tidak bekerja secara otomatis. Sehingga hanya menggunakan alat yang sederhana dengan menggunakan program yang masih sangat terbatas hanya beberapa hal saja.

Mengulas informasi mengenai pengertian dan perbedaan antara sistem analog dan digital sangat menarik karena memiliki dampak yang sangat besar. Perkembangan teknologi tidak akan sampai saat ini sebelum adanya sistem analog di masa lalu.

Bahkan, dalam beberapa kasus masih digunakan karena dianggap sangat membantu untuk mengolah data secara kontinyu. Karena menggunakan sistem berkelanjutan jangka panjang, maka ada beberapa kelemahan yang harus diketahui.

Dalam pengolahan datanya dapat dikatakan cukup rumit karena harus disesuaikan antara frekuensi dan amplitudonya. Selain itu, selama proses berlangsung sangat rentan terhadap gangguan sehingga harus sering diperiksa dan dipantau.

Meski hanya mampu mengolah data yang sedikit, ternyata di era canggih ini, manfaatnya tetap terasa. Namun dari segi kemungkinan terjadinya error cukup besar karena terdapat jarak dalam pengiriman sinyal data.

Begitu pula dalam hal perawatannya bisa dikatakan cukup rumit dan mahal sehingga sudah mulai ditinggalkan.

Pengertian Sistem Digital

Sebagai dasar untuk memahami pengertian dan perbedaan antara sistem analog dan digital, tentunya Anda harus mempelajari keduanya. Sistem digital adalah pemrosesan sinyal dimana data diproses secara diskrit.

Agar mudah dipahami, artinya nilai bergerak naik turun dengan cepat karena menggunakan sistem yang lebih canggih atau modern. Sistem yang digunakan dari piksel sinyal tidak disusun secara kontinyu karena menggunakan metode digital.

Perlu diperhatikan bahwa sistem ini hanya memproses 2 bit yaitu 0 dan 1, sehingga tidak ada range. Hal inilah yang membuat kemungkinan error sangat kecil karena hanya ada 2 bit. Teknologi digital tidak lagi menggunakan sistem manual sehingga lebih dapat beroperasi secara otomatis.

Teknologi ini tidak menggunakan tenaga manusia melainkan memanfaatkan komputerisasi yang lebih canggih. Pada dasarnya sebagai penghitung cepat yang menangkap sinyal atau berbagai bentuk informasi ke dalam perhitungan numerik.

Memahami arti dan perbedaan sistem analog dan digital serta mengetahui pengaruhnya dalam dunia komunikasi. Terbukti bahwa teknologi digital memiliki pengaruh penting terhadap perkembangan komunikasi yang menggunakan spektrum elektromagnetik.

Digital adalah kombinasi dari:

  • Frekuensi magnetik
  • Gelombang radio
  • Sinar X
  • inframerah
  • Microwave dan lainnya

Perbedaan Sistem Analog dan Digital Beserta Contohnya

Setelah memahami tentang pengertian dan perbedaan sistem analog dan digital pada dasarnya dari masing-masing. Akan lebih mudah untuk memahami perbedaan secara lebih rinci dalam hal jangkauan dan kualitas serta efisiensi.

Oleh karena itu, simak poin-poin berikut ini agar tidak kesulitan membedakan keduanya.

1. Rangkaian Sistem Analog

Sebenarnya rangkaian pada sistem analog dapat menggunakan IC, namun tingkat kerumitannya sangat tinggi. Hal inilah yang membuat biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih mahal dibandingkan digital.

Tak heran jika akhirnya analog harus digeser dengan sistem digital seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih saat ini.

2. Rangkaian Sistem Digital

Rangkaian digital dapat dibuat menggunakan chip terintegrasi sehingga sangat mudah dioperasikan. Selain itu, rangkaian ini memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi sehingga hasilnya dijamin selalu akurat.

Kekurangan dalam rangkaian ini adalah bahwa dunia nyata sebenarnya dapat digambarkan sebagai sistem analog.

3. Kualitas Output Daya

Memahami arti dan perbedaan antara sistem analog dan digital juga harus mengetahui tentang kualitas output daya. Dapat dikatakan bahwa kualitas digital lebih baik dan sangat sedikit error atau noise.

Sedangkan error analog bisa terjadi bahkan sangat besar sehingga kualitas output tidak sebaik digital.

4. Efisiensi Rangkaian

Perbedaan lain jika dilihat dari segi efisiensi jaringan dapat dikatakan sistem digital yang lebih baik. Teknologi digital mampu mengolah data secara akurat meskipun banyak informasi yang masuk sekaligus. Sedangkan analog hanya bekerja pada sejumlah kecil data tetapi dapat digunakan terus menerus sehingga cocok untuk informasi tertentu.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Analog dan Digital

Setiap sistem pasti mempunyai kebihan dan kekurangannya masing - masing, berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan sistem analog dan digital yang perlu Anda ketahui.

Kelebihan Sistem Analog

Sistem analog memiliki potensi resolusi sinyal dalam jumlah tak terbatas. Dibandingkan dengan sinyal digital, sinyal analog densitas tinggi dapat diproses lebih sederhana dibandingkan dengan digital. Sinyal analog dapat diproses langsung oleh komponen analog, meskipun beberapa pemrosesan tidak tersedia kecuali dalam bentuk digital.

Kekurangan Sistem Analog

Kelemahan dari teknologi ini adalah tidak dapat mengukur sesuatu dengan cukup akurat. Karena kemampuannya merekam perubahan yang terus menerus secara konsisten, maka dalam setiap pengukuran yang dilakukan dengan teknologi analog ini selalu ada keraguan hasil yang dicapai.

dalam teknologi yang membutuhkan ketelitian koordinasi dan ketelitian angka – angka yang benar dan tepat, kesalahan kecil akibat kesalahan perhitungan akan berdampak besar pada hasil akhir. Dan teknologi ini butuh ketelitian dan ketepatan, salah satu bentuknya adalah otak kita.

Kelebihan Sistem Digital

  • Teknologi digital menawarkan biaya yang lebih rendah, keandalan yang lebih baik, footprint yang lebih kecil, dan konsumsi daya yang lebih rendah.
  • Teknologi digital membuat kualitas komunikasi terlepas dari jarak.
  • Jaringan digital ideal untuk komunikasi data yang berkembang.
  • Teknologi digital memungkinkan pengenalan layanan baru.
  • Teknologi digital menyediakan kapasitas transmisi yang besar.
  • Kemampuan untuk menghasilkan sinyal yang lebih baik dan lebih akurat.
  • Memiliki keandalan yang lebih baik (kebisingan lebih rendah karena kekebalan yang lebih baik).
  • Fleksibilitas dan fungsionalitas yang lebih baik.
  • Kemampuan pemrograman yang lebih mudah.
  • Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya.
  • Penggunaan informasi yang berulang tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi.

Kekurangan Sistem Digital

Sistem digital juga memiliki beberapa kelemahan dibandingkan dengan sistem analog, yaitu sistem digital membutuhkan bandwidth yang besar. Misalnya, saluran suara tunggal dapat ditransmisikan menggunakan AM single-sideband dengan bandwidth kurang dari 5 kHz.

Dengan menggunakan sistem digital, untuk mengirimkan sinyal yang sama, diperlukan bandwidth hingga empat kali lipat dari sistem analog.

Kekurangan lainnya adalah sinkronisasi harus selalu tersedia. Penting bagi sistem untuk mengetahui kapan setiap simbol yang dikirim dimulai dan kapan berakhir, dan penting untuk memastikan bahwa setiap simbol telah dikirim dengan benar.

Contoh Penggunaan Sistem Digital dan Analog

Akan lebih mudah untuk memahami arti dan perbedaan antara sistem analog dan digital jika menggunakan analogi.

Misalnya, sistem perubahan siang menjadi malam sangat cocok untuk contoh analog.

Perubahan terjadi secara terus menerus dari tengah malam hingga subuh, pagi, kemudian puncak panas di siang hari dan terus berputar. Misalnya, jika siang berubah menjadi malam secara digital, maka itu bisa terjadi dengan sangat cepat dari terang ke gelap.

Lebih mudah analog seperti ritsleting yang harus dinaikkan dan diturunkan untuk mencapai tujuannya. Sedangkan digital ibarat tombol yang bisa langsung membuka dan menutup.

Contoh Penerapan Sistem Analog

Dalam contoh sehari-hari peralatan yang menggunakan sistem analog, seperti remote TV, spedometer pada sepeda, pengukur tekanan.

Pada jaringan komunikasi telepon, sistem ini masih digunakan seperti halnya radio analog. Mungkin Anda juga pernah melihat komputer analog yang hasil output berupa grafik tanpa harus dikonversi.

Contoh Penerapan Sistem Digital

Mencari contoh alat dengan sistem teknologi digital tidaklah sulit karena sudah menjadi bagian dari kehidupan. Contoh peralatan yang anda temukan menggunakan sistem digital dalam kehidupan sehari-hari juga sangat banyak.

Seperti jam digital, kamera digital, indikator suhu digital, kalkulator, komputer dan handphone. Sistem yang ada di dunia terus mengalami perkembangan yang bertujuan untuk mempermudah kehidupan manusia.

Tak heran jika kini segalanya terasa lebih canggih dan cepat, bahkan bisa dikatakan instan. Dengan memahami arti dan perbedaan antara sistem analog dan digital, akan lebih mudah menemukan contohnya.

Akhir Kata

Sekian ulasan tentang perbedaan sistem analog dan digital, serta kelebihan dan kekurangan sistem analog dan digital. Semoga artikel yang kami tulis di atas bisa bermanfaat.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
close